Penandatangaan Dokumen Kerjasama 10 Perguruan Tinggi Wilayah Sorong Raya

Sorong – Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) merupakan salah satu program gagasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim. Saat ini sejumlah Perguruan Tinggi sedang bersiap untuk menjalankan program ini sesuai dengan karakteristik masing-masing.

Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong lewat Kantor Urusan Internasional, Inovasi dan Kemitraan (KUNIRAN) memfasilitasi implementasi MBKM melalui sinergi antar kampus yang dituangkan ke dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan 10 Perguruan Tinggi Wilayah Sorong Raya, yang menandai terbentuknya Forum Pendidikan Tinggi di Wilayah Sorong Raya (DIKTISORAYA). Forum ini bertujuan untuk mengembangkan jejaring kerjasama akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang aksi nyatanya dituangkan ke dalam delapan (8) Indikator Kinerja Utama (IKU) program Nasional MBKM.

Foto Penandatangan kerjasama antar perguruan tinggi
Foto Bersama Pengangkatan Dokumen Penandatangan Kerjasama Antar Perguruan Tinggi Sekota Sorong Raya

Penandatanganan MoU dan PKS merupakan suatu payung yang  melegalkan kerjabareng Tridharma antar Perguruan Tinggi yang diinisiasi oleh Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong dengan menginkorporasi Pimpinan Perguruan Tinggi yang berada di wilayah Sorong Raya (Rektor Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong; Direktur Politeknik Saint Paul Sorong; Kepala UPBJJ-UT Sorong; Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong (UMS); Direktur Politeknik Pelayaran Sorong; Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong; Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong; Rektor Universitas Kristen Papua (UKiP); dan Rektor Universitas Victory Sorong).

Foto Penandatangan Kerjasama Antar Perguruan Tinggi Sekota Sorong Raya

Acara penandatanganan dilaksanakan pada 21 Juni 2021 di Aula Klawaiso, Politeknik KP Sorong yang disaksikan secara virtual oleh Prof. Ir. R. Sjarief Widjaja, Ph.D., FRINA (Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan) serta dihadiri Dr. Bambang Suprakto selaku Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan.

Foto Penandatangan Kerjasama yang di Saksikan oleh Kepala BRSDM KKP dan Ka PUSDIK

Rangkaian acara diawali dari laporan Kewadiran Akademik, Kadarusman Ph.D “Hakikatnya, kita bersepuluh baik Pendidikan Tinggi berbasis akademik maupun vokasional memiliki latar belakang yang sama, yaitu lahir di Papua,  besar dan mengabdi di Tanah Papua. Atas dasar itu, Ia menggarisbawahi bahwa sudah saatnya kita saling memanggil, berbagi dan saling membesarkan  untuk menuju transformasi Pendidikan Tinggi yang unggul.”

Acara kemudian dibuka oleh Muh. Ali Ulat, M.Si, Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, ia menegaskan bahwa “Pada hari ini kita akan memproklamirkan kerjabareng untuk program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka”.  Lebih lanjut, Prof. Sjarief Widjaja, Ph.D memberikan apresiasi atas inisiasi kerjasama seluruh Perguruan Tinggi di Wilayah Sorong Raya, beliau menyampaikan bahwa ”Keberadaan perguruan Tinggi harus bermanfaat untuk masyarakat baik dari sisi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat”.

Setelah acara penandatanganan dokumen Kerjasama, masing-masing Pimpinan Perguruan Tinggi memberikan sambutan nya. Rektor UNIMUDA Sorong, Dr. Rustamadji, M.Si. “Kami sadar bahwa tren saat ini bukan lagi Superman namun Superteam”. Direktur Politeknik Saint Paul Sorong, Ir. Johanes Ohoiwutun, M.T. “Kami berharap momen ini dapat menjadi suatu semangat baru untuk melahirkan inovasi-inovasi baru melalui kerjasama Superteam ini”. Kepala UPBJJ-UT Sorong, Safriansyah, S.Sos., M.Si. “ Mari kita realisasikan isi dari MoU dan PKS ini untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas Perguruan Tinggi di Wilayah Sorong Raya”. Rektor UMS, Dr. H. Muhammad Ali, M.M., M.H. “Hal ini merupakan awal sejarah kerjasama Perguruan Tinggi di Wilayah Sorong Raya, penyusunan dokumen MoU tidaklah sulit namun yang sulit adalah implementasi kesepakatan kerjasama, oleh karena nya mari kita bersama-sama mewujudkan program-program tersebut.”

Direktur Politeknik Pelayaran Sorong, Capt. Wisnu Risianto, M.M. “Kami berharap, segera setelah ini kita dapat menindaklanjuti, dimulai dengan satu kegiatan yang nantinya dapat meningkatkan kualitas Pendidikan di Wilayah Sorong Raya, agar nantinya lulusan-lulusan kita dapat berguna dan bermanfaat bagi Indonesia ”. Perwakilan Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong, Yowel Kambu, S.Kep., M.Kep. “Sebuah keistimewaan dan kebanggaan bagi kami dapat bergabung dalam penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama ini, yang dapat dijadikan pondasi bagi kita semua untuk lebih kuat dalam melangkah dengan tujuan akhir yaitu kebermanfaatan bagi masyarakat, tidak hanya di Tanah Papua saja melainkan bagi segenap Bangsa Indonesia, bahkan di seluruh dunia. ”

Perwakilan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong, Dr. Muh. Rusdi Rasyid, M.Pd. “Kita akan membangun sebuah perahu besar dan aktivitas besar yang mendukung program-program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka”. Perwakilan Rektor Universitas Kristen Papua (UkiP), “Ini merupakan suatu awal baik untuk membangun sinergi yang luar biasa, yang kita harap tidak berhenti disini, namun akan ada tindakan-tindakan konkrit”. Perwakilan Rektor Universitas Victory Sorong, Tagor Manurung, S.E., M.M., “Gagasan-gagasan ini merupakan hal yang kami tunggu-tunggu terkait dengan Tridharma Perguruan Tinggi, dan kami siap untuk bersinergi dalam mendukung kegiatan kerjasama dengan seluruh Perguruan Tinggi ini.

Setelah acara penandatanganan MoU dan PKS, para Pimpinan Perguruan Tinggi dan tamu undangan diajak untuk berkeliling melihat kegiatan Periodik Tridharma. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Teaching Factory (TEFA): Agromina-Eduwisata Akuakultur (Penebaran benih ikan Nila), Penebaran benur udang Vannamei dengan sistem budidaya intensif, Manufaktur perahu fiberglass, Penangkapan Ikan Tuna dengan metode Handline; pelatihan-PKM Desa Inovasi; pelepasan Taruna praktik Layar; dan pelepasan tim survei Pulau Terluar Indonesia ke Kepulauan Ayau.